Jumat, 08 Mei 2009

Review Acara Trans TV Edisi Me

Gw lagi mau review acara baru trans Tv edisi bulan Mei ini. Kalau acara yang kemarin seperti Termehek-mehek, Realigi, Orang Ketiga,& First Love itu udah basi, gw gak mau komentar acara dongdot kaya gitu. Karena acara baru Trans TV yang sekarang adalah acara yang terkesan mengeksploitasi kemiskinan di Indonesia yang mungkin bisa membawa dampak negatif negara Indonesia di mata dunia. Ya iyalah, acara kaya gini apa manfaatnya buat zaman teknologi kaya gini yang sangat diharapkan akan banyaknya informasi teknologi (Ini menurut gw).

1.Acara Tangan Di Atas
Acara yang mengisahkan orang tua yang ingin memberikan sesuatu untuk anaknya dengan cara apapun, biasanya di acara ini ditampilkan Si Orang Tua yang melakukan berbagai macam pekerjaan untuk mengumpulkan uang. Dan akhirnya ia bisa memberikan sesuatu untuk anaknya

2.Acara Kado Istimewa
Kebalikan dari acara tangan di atas. Masih bagus nama acaranya bukan “Tangan di Bawah”, tapi “Kado Istimewa”. Yaitu acara yang mengisahkan perjuangan seorang anak untuk memberikan sesuatu pada orang tuanya. Si Anak melakukan berbagai macam pekerjaan (Ini namanya eksploitasi anak bukan sih ?).

Acara no.1 dan no.2, gw gak mau komentar banyak . Terserah Anda mau komentar apa ? Yang jelas acara yang seperti ini pasti mengundang banyak kritikan. Yah, mungkin saja ada beberapa kalangan yang mendukung acara ini karena merasa ada suatu manfaat. Seperti pidato presiden Amerika yaitu Abraham Lincolin ketika ia berpidato di depan makam para tentara Amerika yang tewas di medan perang, yaitu “Mari, kita didedikasikan hidup kita untuk para pejuang kemerdekaan Amerika yang telah gugur“ (Kira2 begitu). Tapi, keesokan harinya malah ada 2 koran ternama disana yang mencerca, mencaci, dan menghina pidato Abraham Lincolin tersebut. Tapi, Abraham Lincolin malah bersabar dan tidak menggubris yang akhirnya beberapa waktu kemudian pidatonya malah menjadi salah satu pidato yang terbaik di Amerika.

3.Acara d’show
Acara d’show ini dibawakan oleh Desi Ratnasari dan pertama kali muncul di Trans TV dengan setting panggung berwarna ungu,set penonton serta set bangku untuk bintang tamu dengan presenternya yang menyatu dalam satu kamera. Tapi waktu pertama kali muncul besoknya langsung diganti dengan acara “Dorce Show” kembali. Gw pikir masa ada acara cuma satu kali ?. Tapi setelah acara “Dorce Show” muncul dengan topik yang kebanyakan di ulang2, gw udah mulai curiga. Akhirnya acara “D’Show” ada lagi. Dan berdasarkan pengamatan gw, acara ini menampilkan sisi gelap/sisi kelam kehidupan masyarakat kita. Gw jadi berpikir apa tema acara “D’Show” diambil dari sesi terakhir acara “Dorce Show” yang selalu menampilkan sisi gelap masyarakat kita ?. Udah seminggu gw nonton acara “D’Show” isinya parah semua, ada yang cabulin anak sendiri, jual anak pas masih bayi, dll. Memang benar topik yang selalu dibicarakan adalah sisi buruk masyarakat kita dan terkadang gw lihat Si Desi agak menitikan air mata ketika sedang membicarakan suatu kasus yang buruk (Kalau gak mau nangis kaya gitu, ganti tema acaranya dong).

Gw gak mau review terlalu banyak lah, Capek. Btw, sekarang orang miskin/kaum bawah udah bisa jadi artis. Jadi kalau ada yang berminat main film ikutan aja casting di gedung Trans TV.

Baca Juga Artikel Ini



Bookmark and Share