Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hardware. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Oktober 2009

Jenis Modem Eksternal


Kemarin saya pernah membuat postingan tentang tarif internet di Indonesia mulai dari yang GSM,CDMA, dan 3G/3,5G/HSDPA. Dari hasil penelusuran saya itu, saya bingung untuk memeilih yang mana karena semuanya murah-murah dan bagus-bagus, tapi mungkin saya akan memilih yang tidak memerlukan kartu khusus internet dan tidak memerlukan Modem khusus 3G/CDMA. Karena saat ini saya hanya punya kartu GSM prabayar biasa dan HP GSM biasa yang bisa dijadikan Modem. Jadi saya malas kalau beli-beli lagi, namun itu untuk sementara saja. Kedepannya mungkin saya akan beli Modem khusus 3G/CDMA agar saya bisa berlangganan yang paket mahal dan akses tinggi (Sombong). Akhirnya mau tidak mau saya membuat hasil penelusuran saya tentang Modem-modem. Saya akan membuat daftar mulai dari yang bagus dan praktis untuk pengguna Laptop maupun PC. Oke ini dia hasil penelusuran saya :

1.Netbook Include Modem 3G :

Yah, sebetulnya Netbook yang sudah ada Modem 3G/HSDPA di dalamnya tentu saja membuat penggunanya tidak perlu pusing lagi akan Modem, tapi jika pengguna Netbook ini ingin menggunakan layanan internet dari CDMA tentu ia harus membeli Modem CDMA lagi. Berikut artikel yang memuat Netbook Include Modem 3G yang murah dan bagus :

· 1.Yaitu dari Acer,HP,Dell,Smart Telecom,& Elevo (baca disini)

· 2.Untuk Axioo (baca disini) Pico DJJ-715 Jet Black HSDPA

2.Modem Express Card :

Untuk Laptop saat ini slot PCMCIA sudah diganti dengan slot Express Card yang bentuknya lebih kecil. Slot Express Card yang tersedia biasanya 34mm/54mm yang maksudnya lebar dari Express Card. Tapi kedua jenis ukuran ini sudah bisa masuk ke Laptop-laptop sekarang. Kalau untuk PC biasanya Express Card yang namanya CardBus PC Card. Modem Express Card ini sangat bagus dipasang sebagai Modem di Laptop/PC karena kita hanya perlu sekali pasang dan tidak merusak kartu USIM internet Anda serta Modem ini bisa tahan berjam-jam tanpa khawatir panas. Untuk harga Modem Express Card tentu tergantung ukuran dan merk. Dan sekarang sudah ada Express Card USB Adapter di Indonesia. Jadi jika Anda yang pengguna PC/Laptop tidak punya slot Express Card, maka Anda bisa menggunakan Express Card USB Adapter sebagai koneksinya. (Salah satu jenis yang saya tahu adalah Modem GSM/3G HSDPA Option GE0302 seharga Rp 990 ribu)

Sumber : http://www.alcnet.net/products.php?/4/19/25/851/Networking/Modem/Modem%20GSM/Modem_GSM_3G/HSDPA_Option_GE0302

3.Modem PCMCIA II :

Kartu PCMCIA (Personal Computer Memory International Associated) yang biasanya ada di Laptop-laptop lama, kalau sekarang sudah diganti Express Card. PCMCIA itu ada tiga jenis yaitu PCMCIA I tebal 3,3mm yang berfungsi sebagai Memori, PCMCIA II tebal 5,0mm yang berfungsi sebagai Modem/LAN, sedangkan PCMCIA III tebal 10,5mm yang berfungsi sebagai HardDrive ATA. Jadi yang Anda gunakan sebagai Modem internet adalah PCMCIA II. Modem ini juga bagus seperti Express Card karena sangat bagus dipasang sebagai Modem di Laptop/PC karena kita hanya perlu sekali pasang dan tidak merusak kartu USIM internet Anda serta Modem ini bisa tahan berjam-jam tanpa khawatir panas. Tapi hebatnya PCMCIA II yaitu kita bisa pasang dua kartu dari jenis GSM/CDMA, tidak seperti Express Card yang tidak bisa untuk kartu CDMA. Dan untuk masalah konektivitas bagi yang tidak punya slot PCMCIA II bisa melakukan hal berikut ini :

· Untuk PC beli PCMCIA to PCI Converter (Lihat di sini)

· Untuk Laptop/hanya punya Express Card beli Express Card to PCMCIA Adapter (lihat di sini)

· Untuk yang hanya punya USB Port beli USB Adapter for PCMCIA and CardBus (Lihat di sini)

Sumber :

· http://www.dodonet.net/modem-cdma-usb-modem-pcmcia-modem-kabel-data/

· http://ne2nkwi2t.wordpress.com/2008/04/19/pcmcia-2/

· http://raraz27.wordpress.com/2009/09/30/peralatan-koneksi-internet

· http://putrijakarta.blogspot.com/2009/03/koneksi-mobile-internet.html

· http://dyah7d.wordpress.com/2009/09/09/peralatan-koneksi-internet

NB : Bisa Anda lihat Blog mana yang cuma bisa PLAGIAT ARTIKEL !!!

4.Modem 3G/3,5G/HSDPA :

Modem ini begitu banyak dijual dan saya belum pernah menemukan keluhan tentang Modem ini tapi yang jelas saran saya sebaiknya Anda jangan langsung mencolok Modem ke PC/Laptop. Jadi Anda beli tambahan USB Kabel untuk konektivitasnya ke PC/Laptop karena dari hasil penelusuran saya, banyak yang bilang kalau Modem langsung dicolok ke PC/Laptop bisa membuat Modem cepat panas bahkan membuat USIM kartu internet Anda rusak. Hal ini terjadi karena sebagian PC/Laptop mengeluarkan panas yang berlebih. Oleh karena itu saran saya Anda belilah Modem yang menggunakan USB Kabel sebagai konektivitasnya (Contohnya : Vodavone atau Huawei E220, yang putih lonjong itu). Tapi kalau Anda mau beli yang berbentuk FlashDisk juga boleh dan sebaiknya Anda beli yang Auto-Install Driver agar Anda tidak repot menginstall driver Modem tersebut.

5.Modem CDMA :

Untuk Modem inilah saya lumayan banyak menemukan masalah. Pertama yang perlu Anda ketahui adalah sebaiknya Anda mengikuti saran saya yaitu jangan langsung mencolok Modem ke PC/Laptop, tapi belilah USB Kabel sebagai konektivitasnya, setidaknya hal ini dapat mengurangi panas pada Modem dan menghindari rusaknya kartu UIM internet Anda. Saran saya berikutnya sebaiknya Anda jangan beli Modem murah yang bundling dari Provder, berikut hasil penelusuran saya :

· Modem IVIO dari StarOne : 2 jam cepat panas dan sinyalnya lemah, tapi koneksi internetnya stabil namun agak lelet

· Modem Mobi dari Fren : Tidak bisa membuka semua situs termasuk “situs laki-laki”. Ini dikarenakan ada program Edukasi dari Fren

· Modem HP Haier dari SMART : Katanya modem ini lelet, lebih baik Anda beli HP CDMA dari Nokia, tapi bagaimanapun juga modem dari HP akan cepat membuat daya baterai habis bahkan membuat baterai itu sendiri menjadi rusak.

Sedangkan untuk Modem CDMA yang bagus salah satunya adalah SU-6530U,ZTE MG-880,ZTE Smart AC2726 (1900 Mhz),Wi-Mode (bentuk FlashDisk atau USB Kabel),dsb. Untuk mengetahui harga-harga modem murah (silahkan lihat di sini).

Untuk masalah registrasi bisa kunjungi situs Provider tersebut, tapi katanya ada beberapa Modem yang sudah diisi dengan operator CDMA di Indonesia kecuali SMART karena beda frekuensi, yaitu modem SpeedUp SU-6530U 800Mhz. Namun ada artikel yang bilang kalau semua setting modem CDMA itu sama saja (baca di sini). Kalau menurut saya modem CDMA yang murah-murah itu cepat panas dan membuat kartu RUIM bisa rusak, sedangkan jika saya menggunakan HP CDMA bisa membuat baterai cepat habis dalam 30 menit saja dan membuat baterai rusak. Jadi kalau saya pribadi mungkin saya akan beli Modem CDMA yang bukan paket Bundling dari suatu Provider dan saya akan beli yang bisa Dual Band 800Mhz/1900 Mhz dan jika terpaksa harus menggunakan HP CDMA, maka saya akan beli yang bekas saja. Saya sendiri masih bingung

Sumber :

· http://www.dodonet.net/modem-cdma-usb-modem-pcmcia-modem-kabel-data/

· http://boed-bc.blogspot.com/2009/06/modem-cdma-and-gsm-bingung-alcnet.com

· http://basukipramana.blogspot.com/2009/03/usb-modem-cdma.html

Oke, itu saja penelusuran saya tentang beberapa pilihan Modem. Kalau saya hanya punya Laptop keluaran baru yang mempunyai slot Express Card. Jadi mungkin saya akan membeli itu karena praktis hanya sekali pasang,modem tidak cepat panas, dan tidak membuat kartu USIM rusak, tapi saya juga akan membeli Modem CDMA yang murah saja (mungkin yang Rp 300 ribu-an) dan jangan lupa untuk membeli USB Kabel serta membeli antena penguat sinyal (sekitar Rp 55 ribu). Tapi saya sendiri masih bingung, ada saran ? Hehehe…

Update :

Setelah lama berpikir, akhirnya Saya berniat untuk berlangganan yang paket Unlimited 100/bln saja, Saya memilih Paket SMART yang SILVER karena Unlimited 512kbps harga 75rb/bln, daripada Telkomflash Unlimited 256kbps harga 125rb/bln. Saya tidak tertarik dengan yang lain, coba Anda perhatikan lagi tarif Internet 3G yang saya tulis. (Mungkin kalau Matrix Broadband Unlimited yang 256kbps harga 100rb/bln masih ada, saya akan memilih itu).

Saya pilih Internet CDMA karena lebih murah dari 3G dan saya mau pakai modem CDMA USB saja (bukan dari Handphone). Kalau dari handphone saya lebih memilih HP CDMA saja terus langganan yang Unlimited 153kbps harga 50rb/bln dari SMART. Kalau tidak HP Haier D1200 P harga 250ribu-an (bundling dari SMART) atau Nokia 1508i (HP CDMA paling murah tapi bergengsi)<-Kita bisa pilih Internet CDMA dari SMART,STARONE,atau TELKOM.

Tapi saya lebih memilih HP Haier D1200 P saja karena paket Internet CDMA yang paling bagus dan murah itu cuma SMART dan tidak merasa terlalu rugi jika HP-nya rusak (masalah baterai contohnya). Menurut pengalaman teman saya, dia mendapat 2 baterai ketika membeli Haier D1200 P dan merasa puas berlangganan SMART. (Bukan berarti saya mempromosikan SMART)

Saya tidak memilih HP CDMA karena hanya 153 kbps dan tidak cocok untuk download karena akan lama sekali. Ini saya buktikan ketika menggunakan layanan Internet dari GSM yang juga hanya 153 kbps. Download 10 MB saja bisa memakan waktu 1 jam

Kesimpulan saya pribadi kalau Anda sama seperti saya yang hanya bermodal sedikit, sebaiknya kita pakai yang murah-murah saja (mulai dari modem sampai paket internet-nya). Kalau untuk masalah kepuasaan (dalam hal ini), saya percaya SMART akan lebih baik dari Telkomflash karena saya sudah baca di forum-forum. However, tidak ada layanan Internet di Indonesia yang 100% puas (menurut teman-teman,keluarga,dan forum). Terima kasih

Bookmark and Share

Solusi Laptop Tidak Mau Menyala Dengan Power Baterai

Saya punya masalah dengan Baterai Laptop saya, saya membeli Laptop baru sekitar Desember 2008, tapi sekitar Oktober 2009 sudah mengalami kerusakan, namun bukan kerusakan secara fisik, tapi saya rasa itu kerusakan Power Management yang ada di Baterai saya. Jadi Baterai Laptop saya masih bisa di-charger secara normal sampai penuh dan anehnya biasanya ketika Baterai sudah 10%, langsung mengeluarkan bunyi tanda peringatan Baterai mau habis, tapi ini ketika 20% saja sudah bunyi. Padahal saya tidak pernah merubah settingan Power Options di Control Panel. Berarti sudah jelas yang rusak adalah Power Management yang ada di Baterai saya.

Dan sekarang Laptop saya tidak bisa dinyalakan dengan Power Baterai. Jadi harus dipancing dulu dengan Charger Listrik,nyalakan Laptop,matikan Charger Listrik, dan barulah Laptop saya bisa berjalan dengan Baterai saja. Tentu saja saya jadi tidak bisa membawa Laptop saya kemanapun tanpa membawa kabel Charger Listrik. Saya sempat berpikir hal ini membuat Laptop saya tidak menjadi barang yang efisien lagi. Lalu saya melihat buku panduan saya jika ada masalah Laptop tidak bisa dinyalakan dengan Power Baterai, yaitu :

1.Periksa Power Management di Windows apa ada Software atau Hardware Anda yang mengambil daya dari Baterai dalam keadaan mati ?

2.Apakah Laptop di set untuk mati secara otomatis ?

3.Apakah ada daya dalam Baterai Anda ?

Kira-kira itulah yang harus Anda perhatikan, biasanya jika Baterai sudah lemah atau sekitar 10% maka Laptop tidak mau menyala. Biasanya itu jika kita memilih Power Schemes=Portable/Laptop di Power Options yang ada di Control Panel. Saya sudah memeriksa ketiga pertanyaan tadi dan semuanya tidak ada yang berhubungan dengan penyebab kerusakkan Laptop saya. Maksudnya :

1.Saya tidak punya perangkat Hardware/Software yang mengambil daya Baterai dalam keadaan mati dan sampai habis

2.Laptop saya tidak di-set mati secara otomatis. Saya memilih Power Schemes=Portable/Laptop di Power Options yang ada di Control Panel.

3.Saya mempunyai daya Baterai Laptop penuh/100%

Tapi masalah yang terjadi adalah Laptop saya tetap tidak mau menyala. Saya sempat bingung yang rusak Baterai-nya atau Laptop-nya ? Baterai sudah penuh tetapi Laptop tidak mau menyala dengan Power Baterai. Akhirnya saya baru mengerti kalau yang rusak adalah Power Management di Laptop saya. Ini terjadi karena Baterai sudah menunjukkan tanda penuh 100% tapi tidak mau menyala dan ketika sudah 20%, Laptop sudah lemah dan mengeluarkan Alarm Baterai Kritis yang biasanya tidak pernah terjadi. Jadi apa yang harus Anda lakukan :

1.Pastikan Baterai terpasang di Laptop dengan benar

2.Lepaskan Charger Listrik dari Laptop Anda

3.Nyalakan Laptop dengan Power Baterai. Tidak bisa ? Lakukan langkah di bawah ini :

4.Colokkan Charger Listrik ke Laptop Anda

5.Isi Baterai sampai penuh tapi dalam keadaan Laptop sedang mati dan jangan dalam keadaan Laptop sedang dilipat/ditutup (Biasanya ada lampu indikator di Laptop Anda yang menunjukkan isi dari Baterai)

6.Jika Baterai sudah penuh, lepaskan Charger Listrik dari Laptop Anda lalu nyalakan kembali Laptop Anda dengan Power Baterai. Tidak bisa juga ?

7.Colokkan Charger Listrik ke Laptop Anda lalu nyalakan Laptop Anda. Pasti Laptop Anda bisa menyala kan ?

8.Sekarang cabut Charger Listrik dari Laptop Anda (Inilah yang saya maksud dengan menyalakan Laptop dengan Power Baterai tapi dengan memancingnya terlebih dahulu dengan Charger Listrik)

9.Sekarang biarkan Laptop Anda menyala sampai daya Baterai benar-benar habis dan Laptop Anda mati dengan sendirinya

10.Jika Baterai sudah habis dan Laptop sudah mati, sekarang Anda ulangi (langkah no.4 & 5)

11.Jika Baterai sudah penuh, lepaskan Charger Listrik dari Laptop Anda lalu nyalakan kembali Laptop Anda dengan Power Baterai. Berhasil kah ? Selamat !!!!!

Nah, itu adalah langkah yang saya lakukan ketika Baterai saya mengalami kerusakan Power Management. Jika langkah ini tidak berhasil sebaiknya Anda ulangi (langkah no.4 - 11) sampai 3 kali dan jika berhasil lakukanlah (langkah no.4 - 11) selama 3 kali juga.Kenapa harus 3 kali ? Karena sebetulnya ini adalah langkah yang harus kita lakukan ketika mempunyai Baterai baru atau ketika membeli Laptop baru. Sebetulnya ini juga langkah sama yang dilakukan ketika kita membeli HandPhone baru kan ? Dan ternyata memang benar kalau Power Management di Baterai saya sudah rusak karena daya Baterai 20% saja sudah mengeluarkan peringatan Baterai Kritis. Kalau tidak berhasil juga berarti langkah terakhir adalah tempat Service Komputer.

Saya sempat heran akan hal ini, akhirnya saya teringat petunjuk dari buku Panduan kalau kita harus menghabiskan daya Baterai sampai benar-benar habis. Itulah ternyata kebiasaan buruk saya yang selalu mematikan Laptop ketika Baterai sudah kritis dan langsung menyalakannya dengan Charger. Hal ini membuat Baterai saya jadi tidak awet dalam hal pengisian yang optimal. Dan ketika saya melihat buku Panduan kalau kondisi Baterai yang ideal itu cuma mencapai 1 tahun, saya langsung kaget karena teman saya punya Laptop yang murah tapi Baterai-nya bisa bertahan lebih dari 2 tahun lebih. Kenapa ? Ternyata ia punya trik khusus dalam merawat Baterai Laptop-nya. Untuk trik merawat Baterai Laptop sebaiknya Anda baca postingan saya selanjutnya. OKE

Bookmark and Share

Tips Supaya Baterai Laptop Tahan Lama

Beberapa waktu yang lalu saya sempat membuat postingan tentang “Solusi Laptop Tidak Mau Menyala Dengan Power Baterai”. Yah, memang komponen yang satu ini amat memegang peranan penting dalam Laptop karena benda inilah yang membuat Laptop disebut sebagai barang yang efisien dan fleksibel. Tapi apa yang terjadi jika Baterai rusak ? Tentu Anda tidak bisa lagi menyebut Laptop sebagai barang yang efisien dan fleksibel karena Anda harus menggunakan Charger Listrik sebagai Power dari Laptop itu sendiri. Alangkah mengesalkannya jika ingin membawa Laptop pergi tapi harus membawa Charger Listrik. Laptop pun bisa menyala dengan Charger Listrik jika ada Stop Kontak di tempat tersebut. Kalau tidak ada ? Sungguh menyebalkan kan ?

Nah, apa solusinya jika Baterai rusak ? Tentu saja pergi ke tempat Service untuk memperbaiki Baterai Anda atau ke toko Komputer membeli Baterai yang baru. Kalau yang punya “kantong lebih” pasti tak masalah, tapi bagaimana dengan yang hanya punya “kantong sedikit” seperti saya. Yah, memperbaiki Baterai Laptop ke tempat Service. Dari hasil pencarian di Google ternyata Baterai Laptop yang rusak bisa diganti sesuai “Cell-nya” atau di-refill istilahnya dan harga untuk me-refill Baterai Laptop bisa mengurangi biaya 1/3 dari harga Baterai Laptop baru. Katanya per-Cell itu bisa Rp 40.000-Rp 50.000. Tentu saja lebih murah dibandingkan jika kita membeli Baterai Laptop baru sekitar 1 juta Rupiah (Tergantung Cell-nya), tapi teman saya pernah bilang lebih baik kita membeli Baterai Laptop baru daripada me-refill-nya karena cepat rusak. Namun jika hal ini terjadi pada saya, maka saya akan me-refill-nya mungkin sampai 2-3 kali dan barulah saya akan membeli Baterai Laptop baru. Kali ini saya akan menjelaskan sedikit tips supaya Baterai Laptop Anda tahan lama :

A.Ketika Membeli Baterai atau Laptop Baru :

1.Ketika Anda membeli Baterai atau Laptop baru sebaiknya Baterai jangan diisi ulang dahulu, tapi biarkanlah Baterai benar-benar habis dan Laptop mati dengan sendirinya

2.Lalu isi ulang Baterai Anda dengan Charger yang ada sampai Baterai penuh (terserah Laptop dalam keadaan nyala atau mati, saran saya lebih baik Laptop dalam kondisi mati karena ini saran dari Teknisi Komputer dan buku Panduan)

3.Jika Baterai sudah penuh, lepaskanlah Charger dan nyalakan Laptop Anda.

NB : Lakukanlah langkah ini sebanyak 3 kali setiap membeli Baterai atau Laptop baru atau ketika Baterai atau Laptop Anda rusak.

B.Saran Merawat Baterai Dari Buku Panduan :

1.Jangan mengisi ulang Baterai lebih dari waktu yang ditentukan. Maksudnya ketika Baterai sudah penuh, segeralah Anda cabut Charger Listrik Anda agar tidak terjadi semacam Overload di Baterai.

2.Jika Anda punya dua Baterai pakailah bergantian.

3.Simpan Baterai di tempat kering dan jauhkan dari sinar Matahari atau pada suhu di bawah 00C dan di atas suhu 450C.

Ada saran seperti ini dari buku panduan “Lepaskan Baterai jika Anda berencana untuk tidak menggunakan Notebook dalam waktu yang lama”. Sungguh aneh kan ? Jadi kalau kita mau menggunakan Notebook dalam waktu yang lama, kita disarankan untuk tidak melepas Baterai. (Benar-benar aneh buku Panduan ini). Harusnya, “Lepaskan Baterai jika Anda berencana untuk menggunakan Notebook dalam waktu yang lama”. Kenapa ? Yah, seperti yang saya bilang agar tidak terjadi semacam Overload di Baterai.

C.Ini Adalah Yang Saya Lakukan Untuk Menjaga Kualitas Baterai :

1.Saya selalu mengisi ulang Baterai dalam keadaan Laptop mati agar saya tidak tergiur untuk menggunakan Laptop dalam keadaan Baterai sedang diisi dan agar saya dapat memastikan isi daya dari Baterai serta menjaga umurnya. (Saran dari Buku Panduan)

2.Saya selalu melepas Baterai dari Laptop dan menggunakan Charger Listrik sebagai Power-nya. Ketika ingin menggunakan Laptop dalam waktu yang lama seperti ketika mengerjakan tugas,menonton film DVD,bermain internet seharian,dsb. Hal ini saya lakukan karena betapa repotnya jika ketika Anda sedang menonton DVD yang bisa mencapai durasi 3 jam, sedangkan Laptop Anda hanya bisa bertahan 1 jam saja, maka Anda harus menyalakan Laptop sambil mengisi ulang Baterai lalu ketika Baterai penuh Anda harus melepas Charger Listrik dan ketika Baterai hampir habis tapi Film DVD belum selesai Anda harus memasang Charger Listrik lagi dan ketika Baterai penuh Anda harus melepas Charger Listrik lagi agar tidak terjadi semacam Overload di Baterai. Sungguh merepotkan kan ? (Saran dari Teknisi Komputer)

3.Saya selalu menghabiskan daya Baterai sampai benar-benar habis dan Laptop mati dengan sendirinya. Ketika Baterai sudah 1%-2%, saya menutup semua aplikasi dan mematikan lampu layar LCD saya agar ketika Laptop mati, lampu layar LCD tidak mati secara mendadak. (Saran Pribadi)

Itulah yang saya lakukan agar Baterai saya tetap awet dan karena saya lebih sering memakai Laptop dalam waktu yang lama, maka saya sering melakukan tips yang no.2 yaitu melepas Baterai dari Laptop dan menggunakan Charger Listrik sebagai Power-nya. Resikonya jika kita melakukan hal ini, maka jika mati listrik dan kita sedang mengerjakan tugas tapi belum di-save, maka hilanglah semua pekerjaan kita. Oleh karena itu kita harus sering men-save semua pekerjaan kita. Dan kita jangan sampai berlama-lama menggunakan Laptop karena akan cepat panas.

Jangan sampai lupa untuk selalu mengisi Baterai setidaknya seminggu sekali agar tidak terjadi semacam Overload pada Baterai. Menurut buku panduan, umur Baterai di Laptop itu idealnya hanya mencapai 1 tahun karena bagaimanapun juga jika Baterai sering diisi ulang maka lama-lama Baterai akan cepat aus atau rusak. Namun, dari tips yang saya berikan saya bisa jamin Baterai Anda dapat bertahan lebih dari 2-3 tahun (tergantung pemakaian) seperti yang saya rasakan.

Bookmark and Share

Sebelum Membeli Laptop

Saat ini Laptop sudah menjadi barang umum yang paling dibutuhkan dalam era globalisasi ini dan juga sekarang sudah banyak Vendor yang memproduksi Laptop mulai dari yang harganya ratusan ribu (Netbook buatan Cina) dan yang super mahal (Notebook buatan Apple). Laptop ada dua jenis yaitu Notebook dan Netbook. Apa bedanya ? Notebook itu biasanya untuk para pemakai yang sering menggunakannya untuk pekerjaaannya, seperti para pekerja,mahasiswa,kontraktor,arsitek,DJ,dsb. Sedangkan Netbook biasanya hanya untuk orang yang sering menggunakan internet atau mobile.

Kali ini saya akan membuat postingan tentang “Apa yang harus Anda lakukan sebelum membeli Laptop”. Hal ini perlu diperhatikan sebelum Anda berkeinginan untuk punya Laptop. Saya sendiri telah mengambil keputusan yang salah dalam membeli Laptop karena tidak memikirkannya terlebih dahulu. Tadinya Laptop ini ingin saya gunakan untuk kegiatan A, tapi yang terjadi malah untuk kegiatan B. Sekarang Laptop saya ini jarang saya pakai. Mau dijual tapi malas untuk mencari pembeli,kalau dijual pasti harganya jatuh 20%-40% (tergantung kondisi), tapi kalau ada yang menawarkan untuk membeli Laptop saya, akan saya kasih. Oke, beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli Laptop adalah :

1.Pikirkan dahulu untuk apa Anda membeli Laptop ? Untuk pekerjaan atau untuk belajar atau hanya untuk sekedar punya Laptop saja ? Karena menurut saya sebaiknya Anda membeli sebuah Laptop yang benar-benar Anda yakin dan jangan sampai Anda berpikir untuk menjualnya. Kenapa ? Karena untuk yang “berkantong sedikit” pasti sangat merugi jika membeli Laptop standar sekitar 6 juta Rupiah, tapi ketika ingin dijual hanya laku 4-5 juta Rupiah (biasanya ketika sudah 1 tahun terpakai).

2.Pikirkan dahulu dana-nya ? Kalau Anda punya dana lebih, maka Anda tidak perlu pusing akan hal ini, tapi untuk yang punya dana sedikit sebaiknya benar-benar dipikirkan apa Anda benar-benar butuh Laptop ?

3.Pikirkan dahulu jenis Laptop-nya ? Notebook atau Netbook ? Sudah saya jelaskan di atas perbedaannya (tergantung kebutuhan)

4.Pikirkan dahulu lebar layar Laptop-nya ? Jika Anda ingin membeli Laptop untuk keperluan pekerjaan seperti desain grafis,desain website,desain animasi,dan sejenisnya sebaiknya Anda beli Laptop yang punya layar 14’ch-18’ch supaya tidak sering menggulung layar ketika bekerja. Kalau untuk sekedar pengetikan atau Ms.Office sebaiknya yang 12’ch saja sudah cukup, dan kalau untuk sekedar berinternet (pengguna Netbook) sebaiknya yang 7’ch-10’ch saja.

5.Pikirkan dahulu kapasitas penyimpanan/HardDisk-nya ? Jika Anda membeli Notebook yang berlayar lebar 14’ch-18’ch biasanya HardDisk-nya sedang sekitar 120GB-160GB (tergantung merek), jika Anda membeli yang 12’ch-14ch biasanya HardDisk-nya besar sekitar 250GB- 320GB (tergantung merek) hal ini biasa terjadi untuk menyeimbangkan harga Laptop dan agar para Vendor tetap bisa bersaing dengan yang lain. Sedangkan untuk pengguna Netbook, saya rasa tidak perlu memikirkan kapasitas HardDisk. Biasanya Netbook 10’ch sudah punya HardDisk 160GB.

6.Pikirkan dahulu jenis Processor-nya ? Jika Anda seorang animator,arsitek,DJ, dll maka Anda butuh Processor yang tinggi mulai dari T2000-an sampai T8000-an. Kalau saya tidak pedulikan DualCore,Core2Duo,atau lainnya. Yang penting Processor-nya itu “T-nya” berapa ? Makin tinggi berarti makin bagus. Sedangkan untuk Netbook biasanya hanya mendapat yang Celeron atau Atom

7.Pikirkan dahulu berapa RAM -nya ? Sekarang standar untuk Notebook biasanya RAM 1GB-2GB, sedangkan untuk Netbook RAM 512MB-1GB. Saya sendiri sempat menyesal kenapa saya tidak beli yang RAM 2GB karena ternyata saya membutuhkannya.

Kira-kira itulah yang harus Anda perhatikan selebihnya tentang WebCam,USB Port,Wi-Fi Card,Modem Internal,Express Card,Card Reader,dan DVD/CD Drive biasanya sudah ada di dalam Laptop-laptop standar. Tapi slot PCMCIA II sudah tidak ada lagi padahal itu bagus untuk modem karena bisa dua kartu yaitu GSM dan CDMA. Gantinya sekarang Slot ExpressCard 34/54 yang hanya bisa untuk Modem 3G/HSDPA, tapi ini tidak masalah karena ukuran Express Card kecil. Kalau Anda tipe orang yang mudah bosan dan berencana untuk menjual Laptop Anda, sebaiknya Anda selalu memantau perkembangan harga Laptop Anda saat masih di kisaran harga yang menguntungkan untuk dijual. Tapi kalau saya tipe orang yang setia, sekali beli berarti akan saya pakai selamanya seperti Axioo Neon MNC 016-P saya yang setia ini. Hahaha…

Oh ya, tambahan kalau Laptop sekarang murah-murah dan bagus dari yang 4-6 juta Rupiah. Makanya saya tidak mau menjual Laptop yang saya beli dengan harga 6 juta Rupiah tapi tidak sampai 1 tahun sudah turun jadi 4 juta Rupiah (maklum merek Taiwan), kecuali keluaran Apple pasti mahal sekali dan harga jualnya masih bagus. Waktu itu saya ingin punya Laptop dari Apple, tapi harganya super mahal. Cuma kalau punya dana sekitar 8 juta Rupiah kebawah mungkin bisa punya Apple, yaitu :

1.Beli MacMini 6 juta-an

2.Layar LCD 16-20’ch (1 juta-2 juta Rupiah)

3.Kabel Konektor DVI (sambungan kabel LCD ke MacMini)

4.Keyboard dan Mouse USB Port atau Wireless

Hahaha…sungguh maksa memang, tapi daripada beli MacBook,MacBook Air,MacPro,iMac,dll yang harganya masih gila-gilaan di atas 10-20 juta Rupiah. Lebih baik beli saja MacMini. Iya kan ?

Ini ada beberapa alamat situs beberapa Vendor Notebook murah dan bagus yang saya tahu :

www.axioo-shop.com,www.toko-acer.com,www.dell.com,www.hp.co.id,www.zyrex.com, www.asus.com,& www.bhinneka.com

Kalau ini ada artikel tentang Netbook 5 juta-an Rupiah yang sudah Include Modem 3G/HSDPA di dalam Laptop-nya. Jadi gak perlu lagi beli Modem 3G yang mahal itu :

1.Yaitu dari Acer,HP,Dell,Smart Telecom,& Elevo (baca disini)

2.Untuk Axioo (baca disini) Pico DJJ-715 Jet Black HSDPA

Oke, sekian saja saran yang bisa saya kasih untuk para Newbie yang ingin membeli Laptop, Apa yang harus Anda lakukan sebelum membeli Laptop, dan sedikit informasi tentang Notebook dan Netbook murah tapi bagus.

Bookmark and Share