Senin, 05 April 2010
Untuk Apa Aku Hidup?
Bulan Maret 2010 Apartemen Mediterania II Jakarta digemparkan dengan tewasnya seorang wanita muda yang diduga merupakan aksi bunuh diri. 3 April 2010 seorang pria tewas setelah melompat dari jembatan penyebrangan Cikokol Jakarta Selatan. Di hari yang sama, seorang siswa SMP di Jawa Timur mencoba bunuh diri dengan minum Bodrex dan Sprite sekaligus. Sehari sebelumnya, seorang gadis berjilbab berusia sekitar 22 tahun tewas setelah terjun bebas di aliran sungai Brantas.
Serangkaian peristiwa bunuh diri yang penulis sebutkan di atas merupakan segelintir dari sekian banyak peristiwa serupa yang terjadi di belahan bumi. Apa yang menyebabkan betapa banyaknya manusia yang berlomba-lomba untuk mengakhiri hidupnya sendiri? Apakah karena mendapat masalah yang sangat pelik atau tidak dapat terselesaikan?
Untuk apa aku hidup? Aku hidup karena aku ingin bahagia. Setuju?
Motivasi. Pernah dengar kata yang satu ini? Motivasi merupakan dorongan kepada seseorang untuk bertindak, tetapi perlu diketahui bahwa orang yang hidup dengan motivasi tidak akan memilih bunuh diri sebagai jawaban terhadap masalah yang dihadapinya karena tujuan motivasi pada dasarnya hanya ada dua yaitu meraih kebahagiaan dan menghindari kesulitan.
Namun, bukankah alasan orang bunuh diri karena ingin menghindari atau lepas dari kesulitan yang dialaminya? Kalau begitu apakah setelah bunuh diri akan mendapatkan kebahagiaan? Tentu tidak, berdasarkan pengalaman penulis hingga saat ini belum pernah melihat manusia setelah menjadi benda mati yang kembali dapat tersenyum, tertawa, atau menunjukkan ekspresi kebahagiaan seperti manusia yang masih hidup.
Setiap manusia punya kehidupannya sendiri dan setiap kehidupan adalah anugrah. Jika kita hidup, kita bisa merasakan bagaimana indahnya kehidupan. Namun, dengan hidup kita juga harus mau menerima konsekuensi menemui kesulitan ibarat sebuah uang koin yang ada sisi muka dan sisi belakangnya. Cukup adil bukan? Saya yakin kita semua pernah merasakan bagaimana rasanya bahagia. Sayangnya, kebahagiaan yang kita rasakan tidak untuk setiap saat dan tidak untuk selamanya. Begitu pula sebaliknya. Walaupun sedang menghadapi masalah, akan ada saja saat-saat di mana kita tertawa senang entah disadari atau tidak. Kehidupan di dunia ini akan terasa lebih indah jika kita menikmatinya baik dalam senang ataupun tidak.
Sumber materi:
http://www.squidoo.com/definisi-motivasi
http://news.okezone.com/read/2010/03/18/338/313554/338/ternyata-cherlie-bunuh-diri-karena-putus-cinta
http://www.mediaindonesia.com/read/2010/04/03/133634/37/5/Seorang-Pria-Tewas-Bunuh-Diri-Lompat-dari-Jembatan-Penyeberangan
http://www.antara.co.id/berita/1270361922/siswa-smp-coba-bunuh-diri-karena-kurang-biaya
http://id.news.yahoo.com/dtik/20100402/tid-diduga-depresi-gadis-berjilbab-bunuh-b1ae096.html
Selasa, 30 Maret 2010
Rabu, 27 Januari 2010
Pergaulan Dalam Ruang Kerja
Sebelumnya saya mau mengucapkan Selamat Tahun Baru 2010. Mungkin di postingan yang lalu, saya berniat untuk menutup blog ini karena kesibukan saya yang sekarang dan saya merasa blog saya ini sepi akan pengunjung dan kurang bagus untuk dibaca. Namun setelah kemarin ada yang mengomentari salah satu artikel saya kalau saya harus tetap menulis blog ini. Saya jadi semangat meskipun agak terpaksa untuk menulis blog ini lagi disertai dengan dukungan dari teman baik saya AWW yang juga mulai menulis blog lagi setelah blognya yang lama www.malingsandal.blogspot.com hilang entah kemana.
Saya harus berpikir agak lama, apa yang mesti saya tulis karena terlalu banyak kritik-kritik yang ingin saya tulis. Mulai dari kasus Bail Out Century, nikmatnya fasilitas penjara bagi koruptor, beratnya peran Menteri Hukum dan HAM yang sekarang Patrialis Akbar, kenapa ada yang namanya Psikopat seperti Babe atau Suwanto/Robot Gedek yang tega memutilasi seseorang tanpa merasa bersalah, Mafia Hukum dan Mafia Perbankan adalah mafia yang paling tinggi, Kepolisian/Kejaksaan/KPK manakah yang lebih baik, pengaruh media terhadap suatu kasus (kasus Luna Maya yang lenyap begitu saja, gosip-gosip artis, hasil koin untuk Prita, kasus pemukulan yang dilakukan oleh George Aditjondro terhadap Rachmadi Pohan yang hilang begitu saja, dan menyebalkannya kata-kata Ruhut dalam rapat Pansus Century), dukungan suatu fraksi terhadap partainya dalam hal apa saja (seperti Demokrat dalam kasus Century),kenapa sih ada orang yang susah ditangkap (Anggodo,Anggoro,Robert Tantular,Sri Mulyani,Budiono),nikmatnya menjadi seorang pemimpin dalam sisi positif maupun negatif,renovasi aset negara yang bisa mencapai milyaran rupiah (Cth : tugu HI,pagar Istana),ada apa di balik pembobolan mesin ATM Bank BCA,fenomena artis jadi anggota DPR,dsb.
Namun, kali ini saya akan menulis tentang “Pergaulan Dalam Ruang Lingkup Kerja”. Kenapa saya menulis hal ini ? Karena kebetulan tahun ini saya baru memasuki dunia kerja secara formal. Saya agak canggung dengan pergaulan dalam dunia kerja karena banyak sekali perbedaan dengan pergaulan di rumah atau di dalam keluarga. Ketika pertama kali saya memasuki ruang lingkup kerja, saya harus melakukan banyak hal, yaitu :
1.Merendahkan diri karena masih baru
2.Selalu berkenalan dengan pegawai baru jika ada waktu luang walaupun sedikit
3.Tidak banyak bicara ketika bekerja
4.Bertanya jika ada yang tidak tahu/media basa basi
5.Mengumbar senyum dengan pegawai yang belum sempat dikenal
Dan ada beberapa hal sangat sopan yang mesti saya lakukan selama masuk di dalam lingkungan pekerjaan itu. Hasil dari semua itu dengan sedikit bicara banyak bekerja yang saya lakukan ternyata berdampak sangat baik bagi saya pada hari itu juga sampai seterusnya dan saya mendapat perlakuan yang amat baik. Mungkin di awal-awal kita jangan terlalu banyak bicara, setidaknya tunjukkan saja keramah-tamahan kita dan cara kerja kita, setelah itu pertahankan sampai kita benar-benar masuk ke dalam pergaulan tersebut (selama itu positif).
Tapi ternyata tidak semua tempat pekerjaan memiliki hasil yang sama. Mungkin di tempat kerja saya yang sekarang, tidak ada yang lulusan S1 dan selanjutnya. Pendidikan mereka paling tinggi hanya D3 dan paling rendah SMA. Banyak yang bilang tempat kerja yang lulusan berpendidikan dengan yang lulusan biasa-biasa saja itu berbeda cara bergaulnya dan ternyata hal tersebut memang benar.
Pernah saya melamar di tempat yang lulusan S1 semua, saya sempat kaget karena saya mendapat tawaran pekerjaan di tempat seperti itu karena saya hanya lulusan SMA. Ketika saya coba untuk ramah terhadap beberapa karyawan di sana, ternyata “sapaan” saya tidak dibalas dengan baik. Mungkin mereka hanya menganggap saya lulusan SMA bodoh dan culun yang sedang mencoba peruntungan untuk bisa masuk di tempat kerja mereka. Dan perlakuan seperti ini saya dapatkan di tiga tempat berbeda. Malah ada yang sempat berkata agak menggertak ketika saya bertanya sesuatu. Akhirnya, saya tidak jadi kerja di tempat itu karena saya tahu kalau itu PT Penipu.
Menurut saya, lingkungan pekerjaan meskipun di sana berbeda umur dari kita, tapi pendidikan mereka setara dengan kita, maka mereka akan mudah bergaul dan menyesuaikan diri dengan kita. Tapi jika kita dan mereka berbeda latar belakang mulai dari pendidikan,pergaulan,pengalaman,agama,suku, dan sosial yang sangat jauh. Maka bisa dibilang kita akan sulit untuk bergaul dengan mereka. Seperti contoh yang belum saya ceritakan, yaitu ketika saya melamar di sebuah perusahaan telekomunikasi, saya bertemu dengan salah satu karyawan perusahaan tersebut. Saya lihat dia masih muda lalu saya coba ajak bicara dengan bahasa “gaul” dan banyak tawa. Ternyata saya bisa masuk pembicaraan dia dan tentunya saya harus lebih banyak diam daripada bicara. Dia mulai menceritakan tentang pekerjaanya di perusahaan tersebut mulai dari cara kerja,pergaulan,gaji,karyawan disana,dsb. Setelah lama berbicara, akhirnya dia berbaik hati menraktir saya makan. hahahaha…
Namun saya terkejut ketika dia bercerita tentang hal yang paling saya benci yaitu rasis. Jadi dia pernah berkerja di tempat yang orang-orangnya tidak mau bersosialisasi secara wajar karena persaingan kerja lalu dia keluar, lalu dia pernah bekerja di tempat yang orang-orangnya memandang suku/bangsa/keturunan lalu dia keluar, dan terakhir dia pernah bekerja di tempat yang bos-nya mendiskriminasi agama lalu dia keluar. Jadi dari pengalamannya ini dia mengajarkan saya kalau ada tempat kerja yang mendiskriminasi/membedakan seseorang dari latar belakangnya. Jadi sebaiknya ketika kita ingin mencoba menyesuaikan diri dengan orang-orang di sekitar tempat kerja kita, sebaiknya kita harus berhati-hati. Kita harus melihat dengan baik apa orang-orang di tempat kerja itu mempunyai sistem pergaulan yang tidak sehat. Jika ya, maka sebaiknya kita tidak usah banyak bertingkah untuk sementara waktu.
Jadi kesimpulan saya (untuk yang baru pertama kali kerja), jika kita ingin mudah bergaul di suatu tempat kerja yang perlu kita lakukan pertama adalah berkaca dulu pada diri kita kalau kita masih baru di sana dan belum memiliki banyak pengalaman, jangan banyak bicara tapi tunjukkan saja cara kerja kita, dan memang tidak bisa dipungkiri kalau kita juga harus “agak” memilih-milih dalam bergaul agar tidak terjerembab dalam pergaulan yang sesat. Saya yakin jika Anda cukup bersabar dan selalu rendah diri hanya dalam beberapa waktu saja, maka Anda sudah bisa masuk ke dalam lingkungan pekerjaan Anda. Mungkin itu saja yang harus diperhatikan jika ingin mudah bergaul dalam ruang lingkup pekerjaan. Perlahan tapi Pasti
(Lihat iklan salah satu provider seluler “T**k**s**” yang menceritakan tentang bagaimana seseorang bisa sukses bersosialisasi di lingkungan kerja yang baru dengan cara membagi gosip yang ia baca lewat internet melalui ponselnya)
Jumat, 23 Oktober 2009
Nostalgia Radio
Saya yang saya membeli radio sekitar tahun 2004. Kenapa ? Karena pada waktu itu saya baru mengenal jenis-jenis perangkat Radio FM secara benar. Sebelumnya saya sering memiliki yang model AutoScan dengan power 2 baterai AA. Kembali lagi ke radio saya yang lama. Saya membelinya itu dengan penuh perjuangan (berlebihan memang), saya harus mengumpulkan uang jajan selama 7 hari untuk membeli radio itu seharga Rp 30.000.- (Saya memang orang miskin). Ketika uang terkumpul, saya merasa sangat senang karena kamar saya tak akan sepi lagi dan saya bisa mendengarkan lagu-lagu enak dari radio. Kali ini saya mau menjelaskan beberapa stasiun Radio yang pernah saya idam-idamkan.
1.U-FM 94,7FM : Stasiun yang berfokus pada para Pria dan Wanita karir dan memiliki genre musik sesuai dengan perkembangan. Saya dulu langsung suka dengan stasiun ini, apalagi ada acara yang dibawakan oleh kedua penyiar yang berpacaran, tapi tak tahu nasibnya sekarang. Saya sudah tak mendengarkan lagi karena sudah beralih ke stasiun lain
2.Mustang FM 88,00FM : Stasiun yang berfokus pada para anak muda dan memiliki genre musik sesuai dengan perkembangan. Sumpah, penyiarnya dulu si Bedu,Rico Ceper,Imam,Dagi itu benar-benar lucu. Tapi mereka semua sudah tak siaran lagi karena kesibukan masing-masing.
3.ARH Global 88,40FM : Stasiun yang berfokus pada para anak muda dan memiliki genre musik sesuai dengan perkembangan. Dulu juga ada penyiar yang lucu seperti grup pelawak Bajaj.
4.Trax FM 101,40FM : Stasiun yang berfokus pada para anak muda dan memiliki genre musik sesuai dengan perkembangan. Kalau ini banyak artisnya seperti Indra Bekti,Jonathan Mulia,Jimmy “Upstairs”,Buluk “Superglad”,dsb. Tapi yang saya tidak suka karena kalau sedang memutar lagu tidak pernah selesai, jadi saya malas mendengarkannya.
5.Indika FM 91,60FM : Stasiun yang berfokus pada para Pria dan Wanita karir dan memiliki genre musik sesuai dengan perkembangan khususnya TeknoHouse,Elektro,Trance,dsb. Sekarang saya masih mendengarkan saluran ini karena saya sudah pindah aliran musik ke TeknoHouse,Elektro,Trance,dsb. Saya sudah bosan dengan musik Indonesia yang makin tidak jelas,dengan Band-band baru yang norak,dsb.
Namun sekarang radio saya ini sudah rusak karena sudah jatuh berkali-kali dan saya sudah tidak bisa lagi mendengarkannya. Saya pernah membetulkannya 2 kali, tapi itu butuh solder dan timah. Sekarang, saya masih menyimpannya karena begitu banyak kenangan tentang radio ini, mulai dari SMS say dari penyiar yang sering dibacakan lewat radio ini, radio ini menemani saya di kamar, radio ini penghilang kejenuhan, dsb. Oke, sekian nostalgia saya dengan radio tersayang ini.
Selasa, 01 September 2009
Koko Dan Ayu Lagi Kasmaran
Kalo kemarin saya bilang ada sodara saya yang berpacaran dalam satu ruang linkup, yah ini contohnya :
A : Kojek bukan ?
K : Haa ? Siapa nih ?
A : Aku ayu…
K : Oh, ganti nomor ?
A : Gak, ini nomor kakakku. Kamu lagi apa ?
K : Lagi nonton TV aja ? Tumben SMS pake nomor kakak
A : Pulsanya lagi banyak. Gak malming ?
K : Malming itu apa ?
A : Malam minggu, ah cupu nih
K : Ah kamu gak tau yah kakiku sakit. Nickname ite’
A : Ih namanya lucu ite, btw kamu dah sembuh ?
K : Karna kakiku blm sembuh makannya dirumah. Kamu dirumah aja ?
A : Iya sendiri aja, BT nih. Aku ganggu gak ?
K : Ganguuuu. Becanda deh
A : Iii… jayus deh
K : Kamu tau lagu Mc Jackson yg mengekskresikan diri kamu gak ?
A : Hah, apa gak jelas ? Cek lagi sms-nya
K : Haah ?
A : Liat deh ekskresi atau ereksi ?
K : Aduh ngeres kamu, ekspresi tw
A : Lagian aku kaget kamu ngajak aku ereksi
K : Wheew, tau gak kamu lagunya ?
A : Aku suka semuanya gokil deh, kalo kamu ?
K : Aduh kamu gak ngerti aku SMS apa ? Reread please
A : You are not alone, maksud kamu ?
K : Hahahaha tau aja, kan udah ditemenin jadi gak sendirian lagi dong
A : Ooo gitu makasih yah ?
K : Hahahaha… kamu udah makan ?
A : Udah kalau kamu ?
K : Ya pasti udah lah… Oya kamu lagi putus atau brantem ama pacar ?
A : Aduh jangan ngomongin dia dulu deh ? Kalo kamu ?
K : Hahahaha… abisnya kok SMS. Aku lagi sendiri, fine2 aja kok tapi BT udah 2 minggu gak ketemu.
A : Kan bisa SMS ?
K : Tapi kan SMS mulu bosen
A : Coba kamu jadi ama aku pasti ketemuan mulu
K : Hahaha emang kamu mau ama sodara estu ?
A : Aku mau aja asal sayang, baik, dan perhatian ama aku
K : Hahahaha aku banget tuh
A : Duh PD deh
K : Weeek…
A : Kamu ama pacar kamu udah ciuman blom ?
K : Huh kenapa emangnya ? Kamu mau ngerasain ciuman aku ? hehehe becanda
A : Mau aja
K : Wew… kamu ini seenaknya aja
A : Ada juga kamu yg keenakan
K : Loh yang mau kan kamu
A : Tapi kamu juga mau kan
K : Iya, kalo kita jadian ato htsan…
A : Iya, kapan2 kita jadian yuk
A : Pulsa kamu udah abis blom ?
K : Blom kenapa ?
A : Kalo udah abis kasih tau aku yah
K : Kenapa kamu mau beliin ?
A : Gak, mau tau aja
K : Hahahaha… iya boleh aja tp kamu gak mandang fisik kan ?
A : Gak lah, yang penting sayang,perhatian, dan baik sama aku
K : Hehehe… badan aku gak segede estu
A : Yang penting “itunya” gede
K : Hahahaha… aku lebih gede dari estu “itunya” otak kan ?
A : Betul
K : Maksudnya betul ?
A : Betul otak kamu lbh gede dari estu.
K : Hahahaha aku tau maksud kamu “itunya”. Cuma becanda aja
A : Ih kamu luthu yah
K : Hehehe… kamu juga kok. Temenku yg di patra bilang kamu sedih gak sedih ketawa mulu. Ite… ato te.. apa ketawa mulu
A : Kamu kok tau semua tentang aku ?
K : Tau apa ?
A : Yah tau semua tentang aku
K : Uhhh romantis bgt kata2-nya
A : Emang kamu romantis ?
K : Ahh… yg bener ah ?
A : Iya kamu emang baik, perhatian, dan….. ama kau
K : Apa bagian tititknya ?
A : Tahu
K : Aduh tau gini kenapa aku gak jadian ama kamu yah ?
A : Tau nih, mungkin blom waktunya kali ?
K : Hahahaha kalo gitu ntar kita ketemuan aja yuk
A : Hahaha… nter aja kalau kamu udah bubaran
K : Bubaran/putus ? Yah,ketemuan2 aja kali yu.
A : Nanti kamu ada rasa lagi ama aku ?
K : Rasa apa hayo ? Ya kamu tau ? Aku suka ama kamu tuh dari dulu tapi aku kira kamu masih suka ama estu dan estu juga masih suka kamu tp estu udah keliaran yah
A : Aku gak enak sama estu
K : Sama aku juga gak enak. Jadi aku diem2 aja
A : Iya abis complicated bgt yah. Udah untuk sementara kita jalanin aja dulu our friendship
K : Yoi bahasanya FS bgt
A : Abis apa maunya ? Relationship ?
K : Hahaha katanya gak enak sama estu
A : Iya deh. Aku jd gak enak ama cewek kamu
K: Tenang aja dia mah orangnya seloow
A : Ah, tetep aja aku malu
K : Tenang aja aku kan gak sembarang ngasih HP ke cewek alim apalagi yang banyk bokepnya
A : Yah aku gak bisa pura2 gt
K : Pura2 apa sih ? Udah tenang aja
A : Oh gt kamu jgn main bokep mulu dong. Aku takut
K : Hahaha HP aku gak ada bokep tau, cuma alesan aja
A : Jangan yah, Beb
K : Oke Honey
A : Aduh jadi malu
A : Kamu udah tidur
Lama gw nunggu orang goblok nih gak SMS, entah pulsanya bisa atau udah tidur atau lagi coli di kamar mandi. Yang penting gw puas bisa ngerjain ini orang.
( 1 hari kemudian)
K : Maaf yah kemarin ketiduran, Yank
Gw : Nih siapa yah ?
K : Oh, yah nih kakaknya yah ? Maaf
(Beberapa jam kemudian)
K : Heh, ini siapa ?
Gak gw bales paling dia lagi nyari nomor HP gw. Akhirnya….
K : Anjing…. Anjrit…. bang Ivan bakat Homo. Pantesan tumben banget ayu ngomongnya aneh
Gw : Mampus lo gw kerjain ampe pulsa abis. Sorry Ko, korban eksperimen
Dan bla bla bla….. (Klarifikasi)
NB : Yah, gw kerjain dia selain iseng juga karena gw sedang punya penelitian (tunggu aja) dan karena gw juga punya kode SMS gratis. Jadi mampuslah itu orang gw kerjain sampe pulsanya abis. Lagi juga ngapain gw SMS orang gak penting kalau bayar. Huahuahuahuahuahuahuahuahuahua…….. I LOVE YOU FULL PROVIDER XXX….
Pola Hubungan Cinta Segiempat
Cailah, belagu banget judulnya “Pola Hubungan Cinta Segiempat”. Emangnya lo pernah jatuh cinta ? Yah, kalo cuma cinta Monyet mah gw pernah tapi bukan pacaran ama Monyet loh hehehe. Oke, sebetulnya bukan cinta segiempat yang terdiri dari empat orang yang akan saya jelaskan, tapi lebih ke arah pola hubungan cinta antar pasangan yang saling bertukar pasangan. Are u got it ?
Jadi, kali ini gw mau jelasin bagaimana sih perasaan seseorang yang melihat mantannya berpacaran dengan orang lain yang tak lain adalah temannya sendiri atau orang terdekatnya (Contoh : A punya teman B lalu A punya pacar C lalu putus dan kemudian B berpacaran dengan C juga. Nah bagaimana pola hubungan sosial A,B,dan C ?). Apa mereka saling Jealous, apa mereka saling sirik, apa mereka memiliki perasaan benci yang mendalam, apa mereka cuma pura2 bersahabat dalam kebencian, atau alasan lainnya.
Jujur hal seperti ini sering saya temukan dalam kehidupan saya. Contohnya saudara2 sepupu saya yang sebetulnya mereka bisa mencintai 1 gadis yang sama, di kelas sekolah saya yang dalam satu kelas bisa ada 1 orang cewek yang berpacaran dengan 5 orang laki2 atau sebaliknya (tentu saja tidak dalam waktu yang bersamaan), dan yang terkahir yaitu artis2 ibukota yang sering gonta ganti pacar karena Cinlok (Cinta Lokasi), makanya gw gak mau punya pacar artis (Sok laku lo).
Kalau Contoh Artis yang saya tahu :
1.Dwi Andika - Poppy Bunga
2.Dwi Andika - Vanesa Angel
3.Mandala Soji - Poppy Bunga
4. Mandala Soji - Vanesa Angel (masih gosip)
Kalau contoh Teman sekelas saya :
1.Endah – Iqbal,Ryan,Randi,Imam
2.Irni – Budi,Randi
3.Budi – Irni,Rahma
4.Randi – Endah,Irni
5.Ryan – Endah,Rika
Kalau contoh saudara saya :
1.Dita – Ryan,Derry
2.Hayu – Estu,Nanda (hampir)
Nah, liat deh mereka itu masih dalam satu ruang lingkup yang amat berdekatan tapi kenapa yah kok mereka mau tuker2an gitu ?. Trus gimana sih perasaan sang mantan, sampai sekarang saya gak abis pikir kenapa mereka mau melakukan hal seperti itu, kalau teman saya bilang “Kaya gak ada yang lain aja “. Yah, namanya juga manusia gak ada yang tau isi hatinya
Kamis, 20 Agustus 2009
Alasan Kenapa Gw Buat Label Geng Brengos

Oke, kali ini gw mau sedikit berbagi pengalaman gw dengan masa2 SMA gw. Sebelumnya gw mau cerita dulu. Seperi kita ketahui (tentunya yang pernah merasakan dunia SMA)kalau masa2 SMA adalah masa2 paling indah,masa2 paling berkesan, dan masa2 paling menyenangkan dalam hidup kita, yah seperti lagunya Paramitha Rusadi-Nostalgia SMA,Chrisye-Kisah Kasih di Sekolah,dll. Memang sih tidak semua tapi kebanyakan bilang seperti itu (7 dari 10 banci setuju kok). Masa2 SMA itu adalah masa2 kita sedang tumbuh dewasa dan sedang mencari jati diri (mudah2an gw sadar kalau kelamin gw laki2). Nah, di masa itulah kita mendapatkan banyak sekali ilmu dan di masa itulah kita mendapat berbagai macam pelajaran berharga mulai dari rasa keberanian, rasa percaya diri, dan tentunya rasa solidaritas yang tinggi terhadap teman2 SMA.
Di masa2 SMA kita sudah mulai berani melakukan hal2 yang dewasa seperti pengambilan keputusan,berbicara didepan orang banyak,beragumentasi,ikut dalam organisasi terstruktur, dll termasuk berkomitmen dengan pasangan kita (pacaran gitu). Nah, kembali lagi ke maksud tulisan gw. Sebetulnya disini gw mau menjelaskan alasan kenapa gw membuat label baru for My Blog yaitu “Geng Brengos” yang tidak lain tidak bukan adalah nama geng SMA gw. Sebetulnya nama ini tidak ada tadinya tapi setelah kita semua sudah lulus dan 2 tahun kemudian baru muncul Facebook akhirnya kita membuat suatu foum di Messagge yang isinya “ceng2an,gosip,tebak2an,hinaan,dll semua deh ada disini. Dan tanpa sadar setelah gw baca ulang ternyata isinya memang lucu dan benar2 gokil deh. Akhirnya gw punya niat untuk posting ulang dan menamakannya “Geng Brengos”.
Jujur aja waktu gw SMA bareng teman2 gw, kita itu masuk di kelas IPA dan karena kita masuk di kurikulum Quantum Teaching jadi penjurusan pada waktu itu dimulai kelas 2. Jadi pas naik kelas tiga kita masih ketemu lagi orang2 itu. Emang sih ngebosenin secara kelas IPA itu cuma satu. Waktu kelas 2 kita mendapat pengajar yang kebanyakan santai2 orangnya sehingga banyak teman2 gw yang ngerasa di kelas 2 kaya gak sekolah setahun. Dan mungkin karena pengajarnya santai2 jadi pas pelajaran murid2 pada asik sibuk dengan urusannya sehingga rasa sosialisasinya kurang.
Akhirnya satu tahun terlewati dan tanpa sadar kita sudah masuk di kelas 3. Nah, di tahun ini tentu semua sudah tahu akan sistem kelulusan dengan standar hasil UN yang cukup menakutkan. Mungkin untuk sebagian sekolah menganggap nila ini kecil dan mungkin juga untuk sekolah gw, tapi masalahnya ada pada timing ujian yang kurang tepat. Jadi UN diadakan sebelum Ujian Sekolah, tentu saja para murid sibuk belajar untuk Ujian Sekolah bukan UN, sehingga ketika waktu UN datang semuanya pada sibuk cari “bocoran” (cuma yg pada takut).
Balik lagi ke cerita kelas gw, pada waktu kelas 3 kita mendapatkan cukup pengajar yang tegas dan brilian (sebetulnya gak juga). Dan karena pengajarnya tegas2, otomatis kita selalu selalu berdiskusi masalah pelajaran karena biasanya kita takut nanya2 ke pengajar yang “killer”. Nah, dari sinilah kita semua sudah mulai dekat dan memiliki rasa solidaritas yang kuat dan kalau gw rasa dikelas 3 kayanya kita sudah benar2 mengenal satu sama lain dibanding kelas 2 lalu. Dari sinilah awal mula kekonyolan teman2 gw dimulai dan berlanjut hingga sekarang.
Ketika lulus SMA, kita semua sempat hilang kontak mungkin karena ada beberapa yang kuliah di luar
Nah, dari Facebook inilah kita semua mulai berkumpul satu2 dan sudah mulai lagi melakukan kekonyolan2 dengan membuat suatu forum di message. Ternyata mereka semua tambah parah dari sebelumnya. Seandainya gw udah tau dunia Blogging waktu SMA mungkin akan selalu gw posting kekonyolan2 teman gw setiap harinya, tapi mungkin karena dulu internet masih mahal jadi gw juga kurang tau dunia internet. Akhirnya gw memutuskan untuk posting ulang pesan2 dari “Geng Brengos” yang cukup konyol. Yah, selama pesan2 itu masih dalam batas wajar tidak ada salahnya di publikasikan. Mudah2an aja ada yang baca dan yang baca pada suka. Cheerrs…
Mitos Orang Meninggal Hari Selasa Atau Sabtu
Mungkin gw udah telat posting ini artikel, tapi setidaknya gw mau berbagi cerita aja tentang mitos “Orang meninggal hari Selasa/Sabtu akan membawa orang yang dekat dengannya juga ikut meninggal”. Pertama-tama gw mau cerita dulu tentang meninggalnya seniman hebat kita yaitu Mbah Surip yang dimana beliau sedang tenar2nya dengan lagu “Tak Gendong” dan dengan gosip Royalti yang mencapai 4,5 Miliar Rupiah. Seniman nyentrik dengan
Lalu kejadian yang tidak kita inginkan akhirnya terjadi pada Mbah Surip yaitu pada hari Selasa tanggal 4 Agustus 2009 beliau meniggal dunia. Menurut kabar beliau meninggal karena terkena serangan jantung. Sebelumnya menurut pelawak mas Mamiek yang tak lain adalah sahabat dekat Mbah Surip, beliau sempat mencari mas Mamiek ke rumahnya namun gagal sebanyak 2 kali, tapi akhirnya pada usaha yang ketiga, Mbah Surip berhasil menemui mas Mamiek hanya sekedar ingin bertemu dengannya dan menumpang berteduh. Sungguh ironis pada saat Mbah Surip ada di rumah mas Mamiek justru itu adalah tempat terakhir beliau, so di sanalah Mbah Surip menghembuskan nafas terkhirnya. Benar2 mengharukan kejadian2 yang berlangsung saat Mbah Surip meninggal, seperti putrinya yang berkehendak untuk melakukan akad nikah di depan jenazah Mbah Surip. Lalu wasiat dari Mbah Surip yang meminta untuk dikuburkan di rumah Budayawan WS.Rendra.
Setelah kepergian Mbah Surip tentu saja sangat mengguncang banyak pihak terutama para keluarga dan penggemarnya. Pembicaraan mengenai meninggalnya Mbah Surip juga sempat menjadi Trending Topic di situs microblogging Twitter. Akhirnya salah satu kebiasaan buruk Mbah Surip terungkap yaitu suka begadang,terkena angin malam,tidak pakai baju,minum kopi banyak sekali (menurut gosip sehari Mbah Surip bisa minum kopi sampai 40 gelas dan katanya pernah minum kopi satu ember). Dari sini benar2 terlihat pola hidup Mbah Surip yang buruk, namun menurut saya begitulah seniman sejati yang bebas berekspresi dengan melakukan apa saja yang dia inginkan selama menurutnya itu dapat memberikan inspirasi atau menghasilkan sebuah karya seni.
Sekarang kita bicarakan masalah mitosnya, menurut para tetua kita jaman dulu kalau ada orang yang meninggal hari Selasa atau Sabtu pasti akan membawa orang terdekatnya atau yang disayanginya untuk diajak “pergi” (maksudnya ikut meninggal dunia). Saya sempat tak percaya akan mitos ini ketika almarhum Bapak Tiri saya meninggal dunia dengan cara tragis. Waktu itu saya sempat berbicara dengan ibu saya, kira2 seperti ini :
Ibu gw : Kalau ada orang meninggal dunia hari Sabtu pasti ngebawa orang, Van
Gw : Masa sih ?
Ibu gw : Iya, hari sabtu juga
Gw : Ah, mati mah yang nentuin Tuhan
Ibu : Tapi emang gitu,Van
Gw : Ah, percaya aja
Ibu gw : Emang gitu, cotohnya bos mami (
Gw : Ah stress
Ibu gw : Contohnya kakek waktu meninggal
Gw : Kalau begitu bapak (bapak tiri gw) harus lempar kaca juga dong
Ibu gw : Yah, bapak
Akhirnya gak ada dari pihak keluarga bokap tiri gw yang mecahin kaca. Walhasil selang beberapa bulan, teman dekat bokap tiri gw ada yang meninggal juga dengan cara yang tragis. Entah, percaya atau tidak tapi gw sebagai orang Jawa percaya banget setelah gw ngeliat untuk kedua kalinya yaitu ketika Mbah Surip meninggal pada hari Selasa tanggal 4 Agustus 2009 lalu disusul dengan “kepergian” sang Budayawan WS.Rendra pada hari Kamis tanggal 6 Agustus 2009.
WS.Rendra meninggal di rumah sakit setelah sempat dirawat karena penyakit jantungnya dan ironisnya pada hari Senin, sang dokter menyatakan kalau beliau sudah boleh pulang tapi takdir berkata lain. WS.Rendra juga meninggal karena penyakit Jantung sama seperti Mbah Surip. Sedih sekali ketika masih dalam suasana berkabung, kita kembali dibuat sedih dengan kepergian WS.Rendra. Budayawan yang sangat produktif,kritis, dan pro rakyat (bukan Mega-Pro loh). Waktu gw SMA, di buku Bahasa Indonesia gw materi puisi paling banyak dari WS.Rendra seperti “Balada Terbunuhnya Atmo Karpo”. Akhirnya WS.Rendra dimakamkan juga dirumahnya bersebelahan dengan makam Mbah Surip.
Dari sini lah gw teringat dengan “mitos” tersebut. Apa benar yah ? Masa sih ?. Yah sekali lagi percaya gak percaya, yang penting kita semua harus banyak2 melakukan kebaikan sebagai bekal kebahagiaan di akhirat nanti karena cepat atau lambat kematian pasti akan datang pada kita semua. Sekian penjelasan gw tentang “mitos” ini yang masih misterius akan kebenarannya. Yang jelas gw sebagai keturunan orang Jawa ngikutin aja apa kata budaya yang ada.
Pengaruh Mimpi Dan Suara
Kali ini gw mau posting tentang cara kerja mimpi yang selalu terjadi ketika kita sedang tidur. Sebelumnya kata Cheppy Hakim kalau mau jadi blogger yang baik harus banyak membaca agar wawasan dan pengetahuan kita jadi luas. Sebetulnya untuk menulis artikel yang terlihat rumit ini saya hanya mengandalkan beberapa informasi dan hampir 70% adalah pemikiran sendiri (namanya juga About My Mind).
Oke, balik ke topik. Kita semua pasti selalu mengalami mimpi ketika kita tidur terlepas dari itu mimpi buruk atau tidak. Yang mau saya jelaskan adalah kenapa mimpi itu bisa terjadi (pada saat saya menulis ini, Lepi saya sama sekali tidak terkoneksi oleh internet dan HP saya gak ada pulsa jadi lagi gak bisa Googling cari2 informasi). Yang saya tahu mimpi itu terjadi karena terdapat proses penyaringan kejadian2 yang kita alami oleh otak. Oleh karena itu ketika tidur otak kita sedang mengolah2 kejadian yang ada atau tidak terpikirkan sama sekali (saya berbicara mimpi secara umum bukan mimpi2 dari paranormal,cenayang,atau lainnya).
Sebagai orang bodoh tentu saja saya sulit menjelaskannya, tapi alasan saya memposting artikel ini karena akhir2 ini saya mengalami kejadian aneh yaitu pengaruh suara yang ada di sekitar kita yang berpengaruh kepada mimpi yang sedang kita alami. Jadi di kamar saya terdapat sebuah Televisi yang selalu menyala ketika saya tidur. Nah, entah kenapa ketika saya tidur dan mengalami sedang suatu mimpi, saya selalu memimpikan hal2 yang sedang terjadi di Televisi.
Contoh, di Televisi sedang ada acara kuis lomba makan kerupuk. Nah, di dalam mimpi saya juga sedang makan kerupuk, di Televisi ada berita pesawat jatuh lalu di dalam mimpi saya seolah2 sedang berada di TKP tempat pesawat jatuh, di Televisi ada acara Reality Show yang beradegan orang marah2 lalu di mimpi saya juga sedang melihat orang marah2, dan selalu saya mengalami hal itu. Saya bisa berkata seperti tadi setelah saya terbangun dari mimpi saya dan saya melihat di Televisi ada kejadian yang sama seperti di mimpi saya tadi dan suara2 yang saya dengar di dalam mimpi itu sama persis dengan yang ada di dalam Televisi. Saya jadi bingung, saya selalu mengalami hal ini, apa memang ada pengaruhnya antara suara yang ada di sekitar kita ketika kita sedang tertidur terhadap mimpi yang sedang kita alami ?.
WOW, kalau begitu saya akan mendekatkan suara film BF Quran ketika saya sedang tidur biar saya bisa mimpi yang indah. Kalau begitu buat para pembaca yang kebetulan seorang peneliti/scientist, saya bersedia di teliti nih. Saya berharap Anda para peneliti/scientist bisa membuat suatu alat yang dapat mempengaruh mimpi seseorang. Kalau saran saya sih buat aja alat pemutar file MP3, tapi dengan Headphone/Earphone yang nyaman di telinga. Hahahaha…
Konversi Video Lewat Adobe Premiere Pro 2
Gw mau bagi sedikit pengalaman tentang Adobe Premiere dalam hal mengkonversi video ke dalam beberapa format. Ini sengaja gw posting disini hanya untuk sekedar bagi pengalaman.
Sekarang gw lagi belajar Adobe Premiere yang buat edit video itu loh. Gw belajar lewat buku Hendi Hendratman “The Magic Adobe Premiere” seharga 65 ribu rupiah, bisa liat di Hendihen.com. Bukunya tebel banget tapi bahasanya asik2 jadi lo bakal gampang ngerti. Cuma ada satu yang gak dia jelasin yaitu “Cara konversi video ke dalam beberapa format”. Dia cuma jelasin cara ekspor video ke format AVI, tapi dia gak jelasin fitur konversi dari Adobe Premiere yaitu Adobe Media Encoder yang merupakan fitur konversi ke beberapa format video seperti *.MOV,*.GIF,*.FLV, dsb.
Tapi tentu Adobe Media Encoder atau File-Export-Movie tidak bisa mengkonversi ke semua format yang kita mau. Oleh karena itu dibutuhkan program konversi video seperti Total Video Converter atau Any Video Converter. Dari namanya saja berarti program itu bisa mengkonversi ke banyak jenis file video. Anda bisa mencarinya di Filehippo.com atau Brothersoft.com
Kembali ke Adobe Premiere, gw udah belajar tentang program ini. Ternyata dalam hal animasi,efek gerak, film kartun, dsb yang terpenting adalah memahami konsep Keyframe. Keyframe adalah suatu tanda yang digunakan dalam membatasi gerakan animasi. Jujur aja, kalau kita udah paham konsep Keyframe pasti gak akan sulit untuk membuat suatu animasi.
Tujuan gw belajar buat video yaitu gw mau sharing tentang pelajaran yang gw dapat. Jadi gw mau membuat video tutorial tentang pelajaran seperti Adobe Photoshop, Adobe Dreamweaver dsb. Seperti yang dilakukan Deke Mc Cleland terus gw sebarkan lewat Youtube.
Tapi itu sih sebetulnya cuma butuh Aplikasi Screen Recorder seperti TipCam atau Cam Studio, tapi tetap aja untuk pengeditannya butuh Aplikasi pengolah video seperti Adobe Premiere. Satu hal yang masih gw belum ngerti yaitu pengaturan setting video seperti VCD PAL, NTSC PAL, dsb. Trus pengaturan suara, bit rate, dsb. Itulah konsekuensi belajar otodidak.
Karena gw berniat untuk sharing video ke web seperti Youtube, maka file video setidaknya berjenis *.FLV. Gw sendiri baru tau caranya ketika membuat video jenis *.FLV lewat Adobe Premiere. Yaitu File-Export-Adobe Media Encoder pilih format *.FLV dan pada Video Options pilih Encoding Sorenson Spark jangan VP6 (Flash Video). Anjrit, masalah Encoding ternyata penting banget buat diketahui.
Sudahlah sekian saja cerita pengalaman gw tentang cara konversi video ke beberapa format dengan Adobe Premiere. Kabar terakhir Adobe Media Encoder gw rusak karena gw gak sengaja menghapus Common Files Adobe. Jadi gw butuh lagi tuh CD Install-an bajakan gw yang dipinjem sama temen gw 6 bulan yang lalu. Maaf kalau artikel ini gak terlalu berguna buat Anda.
Akibat Utak Atik Serial Number
Pengalaman yang gak akan gw lupakan dan sempat buat gw keringat dingin seharian. Jadi begini ceritanya (jeng jeng jeng). Gw punya “matengan” Adobe After Effect CS3 yang gw copy-paste lewat komputer “selingkuhan gw” dan ternyata programnya jalan di komputer gw walaupun terkesan portable, tapi sialnya tiap programnya mulai selalu muncul tampilan “Serial Number Trial Period” gitu deh. Karena gw pakai “file matengannya” otomatis itu “Trial Period” gak akan habis alias cuma muncul aja terus tiap kali gw buka programnya, tapi gw mau menghilangkan itu.
Akhirnya, gw cari di Google untuk mencari Serial Number Adobe After Effects CS3, setelah gw dapat dan gw masukkan ke kotak Serial Number-nya lalu dia minta Authorization Code. Anjrit, karena gw gak tau trus gw klik “Activate Later” eh malah muncul “Serial Number Expired”. Trus ke tutup deh programnya.
Akhirnya, gw cari lagi Authorization Code di internet dan ternyata susah banget nyarinya, butuh keygen, keygen-nya di password, ada virus. Akhirnya, gw nemu cara yaitu :
1.Buka C:\Program Files\Common Files\Adobe\Adobe PCD\cache
2.Delete file Cache.db
3.Buka Adobe After Effect CS3
4.Maka akan ada lagi file Cache.db
5.Klik kanan pilih Properties lalu kasi tanda centang pada “Read Only”
6.Masukkan Serial Number ke Adobe After Effect CS3
7.Klik Activate
8.Selamat Anda berhasil mengakali “Expired Serial Number”
Program Adobe After Effect CS3 akan berjalan tanpa harus khawatir “Expired Serial Number”, tapi ada masalah jika Anda punya Adobe CS3 Web Premium yang harus di install, uninstall, & repair dengan DVD installannya. Karena cara diatas akan membuat program2 yang ada di Adobe CS3 Web Premium tidak bisa berjalan kecuali Adobe Fireworks CS3 lalu akan muncul tulisan :
“Licensing For This Product Has Stopped Working” You cannot use this product at this time. You must repair the problem by unistalling and then reinstalling this product or contacting your IT administrator or Adobe costumer support for help.
Nah, itu adalah akibat yang harus Anda terima jika mengacak License Code, tapi tentu saja jika ada install-an program Adobe CS3 yang lain. Kalau ada Adobe versi dibawahnya gak akan ngaruh, sekali lagi hal ini cuma berpengaruh jika ada Adobe CS3 Web Premium. Ketika gw masukkan DVD install-an Adobe CS3 Web Premium, sama sekali gak bekerja cuma muncul Adobe Setup semacam tampilan kalau kita sedang meng-copy file. Pas gw liat di Process Task Manager ada “FNPLicensingService” yang beralamat di C:\Program Files\Common Files\Macrovision Shared\FLEXnet Publisher.
Jadi itu adalah semacam License Product dari Adobe CS3 Web Premium yang akhirnya membuat DVD Adobe CS3 Web Premium gak bisa di INSTALL/UNINSTALL. Walhasil, seharian gw keringat dingin cari jalan keluarnya. Di Install gak bisa, di Uninstall gak bisa, di Repair gak bisa (Kacau deh).Karena gak tau apa yang mesti gw lakukan dan Adobe CS3 gw yang lain gak bisa bekerja akhirnya gw nekat DELETE semua file yang ada di C:\Program Files\Common Files\Adobe lalu kembali memasukkan DVD install-an Adobe CS3 Web Premium cuma sekedar muncul Adobe Setup, berharap ada system yang nge-repair sendiri, restart komputer, dan AKHIRNYA ADOBE CS3 gw kembali bekerja dan aktif. Brengsek, gara2 Serial Number Adobe After Effects CS3 dan gak ketemu2 Keygen-nya, Adobe CS3 gw gak jalan, tapi karena gw nekat delete Common File-nya akhirnya bisa juga. Yah, gw cuma mau ingetin aja jangan coba2 utak-atik File yang ada di Common Files.
Jumat, 10 Juli 2009
Harry Potter 6 Is Coming
Wuih gila,tadi gw liat Thriler Harry Potter 6 di acara Apa Kabar Indonesia di TvOne. Udah mulai nih film tanggal 16 Juli di Indonesia hanya beda 1 hari Premiere-nya di Amerika
Gak apa2 lah, yang penting bisa nonton Harry Potter 6. Gw udah suka film ini dari kelas 1 SMP karena umur gw sama para pemeran utamanya Daniel Radclife,Emma Watson, & Rupert Grint sama. Gak nyangka Daniel yang tadinya masih kecil sama gw tapi tumbuh besar bersama gw. Tapi, skandal yang dilakukan Daniel ketika melakkan adegan panas bersama Laura O’ Toole dalam Eqous kalau gw bilang biasa aja.
Komentar fisik Harry Potter yang sekarang, gw rada kecewa karena Daniel gak gondrong lagi rambutnya seperti di Harry Potter 4 karena gw rasa lebih macho seorang bule kalau gondrong rambutnya. Tapi gw tetep suka
Btw, gw selalu nonton Harry Potter di bioskop karena keluarga gw suka semua selain efek sound-nya yang lebih terasa, tapi waktu Harry Potter 5 gak nonton karena ada masalah kecil, tapi gw tetep beli VCD aslinya kok karena bajakannya ancur jadi gw gak tonton
Kalau gak salah ada semacam boikot film Harry Potter ketika pertama kali muncul di suatu negara karena Ilmu sihir di anggap adalah ajaran setan. Kalau gak salah di
Yang jelas film Harry Potter emang terbukti bagus dan sudah banyak memenangkan penghargaan dan katanya minggu pertama bisa mencapai US $250 juta. Udah gak sabar nih nunggu 15 Juli nanti. Oh ya kalau ada yang mau donlot novelnya Harry Potter dari 1-7 silahkan (Baca disini) kalau mau tau ringkasan cerita yang ke-7 (Baca disini). Oke, selamat menonton buat para penggemar Harry Potter…
Jumat, 12 Juni 2009
Tentang Satpol PP
Nah, gw mau sedikit berbagi cerita tentang Satpol PP di DKI Jakarta, sebetulnya gw sempat kenal dengan beberapa orang. Dan dari semua anggota Satpol PP yang gw kenal gak ada satupun yang jahat atau punya perilaku buruk. Jujur semuanya baik dengan temannya apalagi dengan gw yang bukan anggota Satpol PP walaupun tampilan mereka sangar semua. Kok gw bisa kenal ? Waktu itu kantor gw kerja bersebelahan dengan kantor Satpol PP yang sebetulnya tiap Satpol PP ada di tiap gedung kelurahnnya masing2. Waktu itu gw kenal sama yang di Kelurahan Gelora dan Kelurahan Bendungan Hilir. Gw kenal aja semua perwiranya tapi gak berteman karena beda profesi.
Mereka baik2 kok semuanya, rasa solidaritasnya tinggi, malah kadang2 suka bagi2 makanan. Kalau gw liat mereka itu semacam PNS yah (Gak tau juga sih). Yang jelas mereka kerja dapet makanan tiap hari tapi sayangnya mereka tinggal di Posko yaitu gedung kelurahnnya masing2. Jadi mereka tidurnya dilantai atau kasur lipat. Sambil menjaga gedung kelurahannya kali yah ?. Waktu itu gw sempet tanya “Mas, masuk Satpol PP bayar gak sih ?” terus dia bilang “Ah, gak bayar kok, masuknya itu harus dites dulu, tapi tergantung bisa masuk apa enggaknya dilihat dari jumlah anggota yang dibutuhkan. Kalau lagi gak butuh yah gak ada lowongan”. Gw sebetulnya pengen masuk tapi dengan tinggi badan gw yang 172 cm dan berat 60 kg udah bisa dipastikan cungkringnya bukan main. Dan waktu gw tanya sekitar tahun 2007 mereka bilang gajinya sekitar dibawah 1 juta, tapi untuk yang perwira yah. Kalau kaptennya pasti lebih besar.
Tapi yang jelas dan yang gw tau kalau Satpol PP itu sebenernya baik dan gak jahat, mereka melakukan penggusuran kan “atasannya” yang nyuruh. Dan mereka melakukan itu berdasarkan peraturan pemerintah bukan asal2an. Tapi memang sangat disayangkan jika ada Satpol PP yang bertindak terlalu kejam dan berlebihan sampai membuat orang meninggal dunia. Bagaimanapaun juga mereka cuma manusia biasa, jadi janganlah kita selalu menghardik, menghina, atau mencaci para Satopl PP yang terkesan betindak arogan padahal mereka hanya menjalankan perintah. OK
Minggu, 07 Juni 2009
Laptop Dan Pemiliknya

Gambar2 diatas Gagal Kuliah, No Problem
Tadinya gw mau masukkin artikel ini di label “Kritik” tapi berhubung banyak Cur-Col nya alias Curhat Colongan jadi gw masukkin ke label “Diari aja. Oke, kali ini gw mau bercerita gimana sih rasanya gagal jadi anak kuliahan. Dari gw lulus SMA tahun 2007 sampai sekarang gw gagal kuliah, Bo. Sebetulnya pas lulus SMA gw udah daftar di dua tempat kuliah dan dapat salah satu potongan biaya di salah satu Universitas karena waktu di tes gw dapat Grade A dan gw hampir dapat bantuan dari orang baik yang mau bantu biaya kuliah gw, gak taunya ada aja masalah di keluarga yang akhirnya membuat keluarga gw harus pindah ke rumah kontrakan baru. Tentu saja calon uang kuliah gw terpakai untuk bayar itu rumah, walhasil gw gagal kuliah. Sebetulnya bisa aja dipaksain nyari tempat kuliah lain yang murah tapi ngapain kalau jadi lulusan yang gak bermutu, betul gak ?
Akhirnya, gw sempet frustasi dan membuat gw untuk milih kerja aja dulu. Dan setelah gw kerja sekitar 5 bulan yang ada malah gw tertular virus TBC yang akhirnya membuat gw harus minum obat TBC selama 8 bulan, Damn. Dan ketika gw sakit sudah masuk tahun ajaran baru 2008, jadi gagal lagi kuliah karena gw masih sakit. Setelah sembuh dan siap2 untuk kuliah, eh tiba2 ada musibah bokap angkat gw meninggal. Ya sudah terpakai lagi uang kuliah gw buat biaya rumah sakit dan lain2. Dan karena nyokap gw sekarang jadi single parents akhirnya tabungan terpakai lagi buat biaya sehari-hari. So, gw gagal lagi kuliah dan membuat gw mantap untuk cari kerja lagi dan tidak lagi memikirkan perguruan tinggi yang gw mau banget. Tapi mudah2an ini gak membuat gw untuk tidak memilih kuliah jika suatu saat nanti gw mampu untuk kuliah. Sabar….sabar…
Mungkin memang nasib di keluarga gw gak ada yang kuliah, tapi kalau liat contoh2 dari paman2 gw yang bisa sukses berat tanpa bangku kuliah itu membuat gw iri dan gw berpikiran kalau gw bisa seperti mereka walaupun gw gak kuliah. Jadi gw lebih milih kursus aja dan terus mengasah skill gw di bidang yang gw suka yaitu IT lebih spesifik di Web Programming.
Kemarin sempet gw chatting ama AjiWW lewat YM. Pertama2 ngomongin Linux Backtrack, Web Programming, sampai masalah OS di PS3 yang bisa di hack jadi OS Linux, dan akhirnya sampai di masalah “Apakah prospek lulusan Universitas ?”. Berhubung banyak banget lulusan sarjana tiap tahun yang mencapai ratusan ribu tapi yang dibutuhkan tiap instansi pertahun hanya ribuan. Berarti banyak sarjana nganggur toh ? Tapi dari perbincangan gw ama AjiWW itu semua tergantung individualnya, ada yang sarjana tapi nganggur ada juga yang SD aja gak lulus tapi sukses berat. Ah, gak ada abisnya kalau ngomongin Individualisme. Dan si AjiWW sempet bilang kalau di kuliah dia gak terlalu dapat ilmu yang berarti karena dosen banyak ngomong doang, beda dengan ilmu yang dia dapat kalau belajar bareng temannya. Kata AjiWW ibaratnya di kampus kita cuma dikasih batang Tebu tapi air manisnya kita harus meras sendiri. Kalau menurut gw dosen yang baik itu kan ibaratnya dia udah dapat “Air manisnya” kalau gitu bagi2 dong itu “Air manisnya” jangan pelit2 ilmu atau setengah2 dalam pengabdiannya di dunia pendidikan. Gw jadi ingat guru TI di SMA yang pelit banget ama ilmunya padahal itu guru pinter banget pernah dapat beasiswa di luar negeri dan katanya temennya Roy Suryo. Gara2 dia pelit ilmu TI, gw baru bisa Web Programming sekarang, Sial.
Btw, balik lagi ke masalah gw gak kuliah dan lebih milih kursus khususnya di bidang TI. Sebetulnya gw sendiri juga gak niat kuliah, gw cuma ikutin maunya orang tua selama mereka mampu membiayai. Sebetulnya yang di tahun 2009 ini, Nyokap gw maksa kuliah tapi gw gak mau karena gw tau banget berapa pendapatan Nyokap gw yang jauh di bawah target. Akhirnya gw memutuskan untuk gak kuliah. Mungkin benar kalau kata orang “Yang bisa kuliah itu cuma orang kaya atau orang pinter”. Ya sudah lah…
Tapi kalau ngomongin masalah TI, memang akan selalu berubah tiap saat karena perkembangan TI yang cepat dan karena konsep teknologi “Speed Is Everything”. Jadi kalau masalah pembelajaran TI, gw lebih milih kursus daripada kuliah. Dari yang gw tau kalau kursus TI lebih efektif daripada kuliah TI karena materi di kursus 90% adalah praktik, beda dengan kuliah yang menggunakan kurikulum yang sudah ada. Karena dengan perkembangan teknologi yang cepat tentu tidak akan mudah merubah kurikulum yang sudah ada.
Jadi kalau menurut gw, kursus TI lebih efektif karena gampang ngikutin perkembangan. Tapi kembali lagi ke faktor SDM itu sendiri, apakah dia memiliki kemampuan analisis yang baik serta tidak mudah putus asa ? Dan apakah dia mempunyai niat dan tekad yang kuat untuk menguasi bidang TI ? Kalau liat dari kasusnya paman gw yang bekerja di bidang TI, dia kuliah TI setengah jalan tapi dia bilang “gak kepakai ilmunya”. Dan gw benar2 salut ama kesuksesan yang dia dapat sekarang karena dengan great skill yang dia punya, dia gak perlu nyari pelanggan tapi pelanggan yang nyari dia. Salut Om…