Senin, 10 Mei 2010

Kembali kepada Syirik

"Dahulu manusia itu adalah umat yang satu lalu mereka berselisih, maka Allah mengutus para nabi sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan." (Al Baqarah:213)
Ibnu Qayyim menyatakan bahwa para nabi diutus karena perselisihan manusia. Mereka telah keluar dari agama yang benar. Bangsa Arab pada awalnya mengikuti agama Nabi Ibrahim AS yaitu at tauhid hingga datangnya Amr bin  Luhai Al Khuzai dan kemudian merubah agama ajaran Nabi Ibrahim AS. Orang inilah yang menyebar penyembahan berhala di Arab kemudian untuk meluruskan kembali ajaran tauhid, Allah mengutus Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya generasi terbaik pada umat ini berjalan kembali pada ajaran tauhid. Sayangnya setelah masa generasi Nabi Muhammad SAW dan para sahabat berlalu, umat beliau sedikit demi sedikit kembali kepada kebodohan seperti sekarang ini.

Coba kita lihat pada pembangunan kuburan dalam rangka pengagungan para wali dan orang saleh secara berlebihan yang selanjutnya menjadikan kuburan seperti layaknya berhala dimintai restunya atau bahkan disembah selain Allah. Kalau kita lihat ke diri kita masing masing-masing, apakah kita berziarah berdoa kepada Allah SWT untuk kebaikan si almarhum atau justru berdoa agar kita mendapatkan sesuatu kebaikan (restu atau keberuntungan) kepada almarhum?

Baca Juga Artikel Ini



Bookmark and Share